TEACHER HAS . . . ?

Bagi sesiapa yang mengenali empunya diri ini, teruskan menerokai catatan dan coretan ini....cukuplah sekadar koreksi diri dalam dunia fana ini...kerana hidup kita ini pasti ada penghujungnya nanti....Ya ALlah, andai ini mampu kupersembahkan sebagai usaha-usaha untuk mendaulatkan agamaMu, Kau terimalah ....

Thursday, May 26, 2011

Detik di hati....


Mimpi kelmarin terlintas kembali....nafas dihela panjang....apakah peringatan Allah yang ingin disampaikan kali ini..... Astaghfirullah...Ya Allah, jauhilah kami dari segala fitnah lagi dan sengketa lama.... Satu persatu wajah bersih anak didikku yang sedang tekun memerah fikiran, menjawab peperiksaan kurenungi....jauh ke lubuk hatinya kucuba selami.... Kalau tidak disebabkan kalian yang di hadapan ini, tidak kukuh semangat itu untuk terus disuburkan di bumi nan bertuah ini.....tidak berkudrat kaki ini untuk meneruskan langkah di sini..... Satu persatu ujian mendatang..... Satu persatu, parut yang lalu, tak mungkin hilang....andai ditoreh, kan berdarah dan bernanah kembali...

Namun, sikap bersabarlah yang terbaik dalam setiap permasalahan yang tiba. Sungguhpun begitu, adakalanya diri tercabar jua... Masakan tidak, andainya kebenaran yang sahih tidak dinyatakan, persoalan yang timbul tidak berjawapan.... Kebajikan mereka usah dilupai, tanggungjawab kita sebagai yang memegang amanah ini.... Bukannya mudah, tapi suatu usaha yang mulia, namun andai tidak dialun sebaiknya, nah...tunggulah persoalan dariNya di hari akhir nanti....


Atas sebab adanya hari akhir itulah, maka tidak putus-putus ingatan dan ingatan diberi...mungkin bosan! Itulah yang terselit di sanubari kalian... Allah jualah yang mengetahui segalanya....akan keikhlasan, ketulusan dan apa yang dikatakan kasih sayang kepada mereka yang berada di dalam tanggungjawab kita semua. Jika masing-masing melaksanakan tanggungjawab itu, saling tegur dan menerima, ikhlas dalam berusaha....kuranglah tekanan yang menimpa.... Andai masing-masing mampu berlapang dada bila diberi peringatan, itulah resepi kejayaan seperti mereka terdahulu yang telah menjulang nama di persada kegemilangan.... Ya Allah, kami sesungguhnya terlalu tinggi hajat dan keinginannya....tetapi adakalanya kami tidak sedar akan kesilapan yang kami sendiri sering lakukan... Ya Allah, kirimkanlah kami bantuan, andai peluang kedua itu masih terbuka untuk kami yang amat kerdil amalan ini...usah dibiarkan kami sendiri yang mengatur dan menentukan nasib diri kami sendiri....maka akan jadilah kami mereka yang malang dalam kehidupannya....

Marilah sama-sama kita bermuhasabah.......semua takdir Illahi yang kita terima ini, sebagai belaian indah kasih sejati dari Rabbul Izzati, untuk kita para hambaNya yang masih bersisa baki hayat kita di muka bumi ini. Andai tiada lagi esok untuk kita, maka kan ke manakah kita bawa nasib yang kini bagai diturut arah sang bayu nan bertiup... Cukup-cukuplah yang telah berlalu biarkan ia berlalu....semoga kisah semalam menjadi pengajaran dan pengalaman yang akan mendewasakan kita semua.... Harungilah duhai diri hari mendatang itu dengan segala kekuatan yang dapat kau garap kini, kerana tidak kita pasti apakah esok masih ada lagi unutk kita semua.....

Wallahua'lam...

Thursday, May 12, 2011

Looking forward.....

Guru sebagai moderator, pembimbing dan apa sahaja gelaran yang selayaknya diberikan kepada mereka. Seumpama seorang ibu yang melunasi setiap apa kehendak si anaknya. Seharusnya mereka dihormati, diingati, dilindungi dan tidak dilupai, disombongi malah diperlekehkan, kerana di situ adanya sebuah keberkatan untuk hidupmu, duhai anak-anak didik sekalian...

Harapan mereka

Harapan kalian dijadikan kenyataan, sehingga kini kalian menjadi manusia yang sebenarnya.


Kepayahan anak didiknya dijadikan rutin amal jariahnya. Didikan, bimbingan dan dorongan tak pernah lekang dari bibirnya; sungguhpun mereka seringkali juga mewarnai hidup kalian dengan teguran, amaran atau mungkin kekadang kemarahannya, mungkin dek kepenatan seharian. Hargailah mereka.....Gurumu bagaikan lilin, pelita, lampu kalimantang atau apa saja yang menerangi... Haytilah lirik lagu nasyid kumpulan In Team; LILIN SEORANG GURU

Pernah langkah ku payah
Menuju ke destinasi

Kerana malam gelap

Dan bintang hilang kerdipnya


Menjadikan arah ku keliru

Ke timur atau ke barat

Bagai lilin membakar diri

Menerangi kegelapan hati


Kau curahkan bakti dan budi

Jasamu tiada berganti

Namun tanpa rasa payah

Dia memimpin tanganku

Melangkah satu persatu

Dan mencipta jejak impian

Menjadikan arahku jelas

Aku harus ke hadapan


Ohoo… aku kini rindu

Pada satu nama yang berjasa

Tuhan, beri kekuatan
Untuk mendidikku selamanya


Ku pohon restu kasih-Mu

Ampunkanlah guru-guruku

Semalam ku lihat dia

Di bibirnya ada kalimah


Yang bergetar saban waktu

Sambil tangan menggenggam lilin

Lilin yang tiada terpadam

Menerangi hidupku kini

Selayaknya mereka dijadikan antara insan-insan penting dalam hidup kita, mengajar mengenal huruf dan angka, mengeja terus membaca. Bila di alam lebih dewasa, guru terus membimbing memberi kefahaman tentang proses, teori, mengertikan suatu formula mahupun mekanisme serta proses di alam maya. Menyelesaikan persolan dalam hipotesis yang diungkai bersama, sehinggalah suatu keyakinan dalam dirimu tercipta, sehinggalah kau berjaya meraih sebuah kejayaan dan kecemerlangan.

Mereka, guru-guru kita tetap terus ingat akan janji mereka, ikrar mereka, alunan yang mungkin hanya setahun hanya sekali dimelodikan.... Tetapi, merekalah guru kita semua.

Terima Kasih CIKGU!


Related Posts with Thumbnails