TEACHER HAS . . . ?
Sunday, July 22, 2012
Doa Ramadhan....ini
Saturday, July 23, 2011
Hakikat Kehidupan.....
Ianya sebuah perjuangan
Ianya sebuah pertarungan
Akan suatu yang bernama KEBENARAN
Malah, kekadang itu timbul suatu perdebatan
Sehinggakan ada yang menjadi suatu pertelingkahan
Sekian lamanya......
Sampai bila?
Umur sudah semakin banyak...
Dosa bertimbun tak terkata
Pahala yang ada sekelumit berkala
Mengapa masih ada yang terus bangga dengan dunia fana'?
Mengejar ia tiada hentinya
Menurut apa yg dikata dek Saidina Ali karamallahu wajhah
"Bekerjalah kamu sungguh2, umpama kau akan hidup seribu tahun lagi"
Tapi terlupakah akan sambungan ingatan itu :
"Dan beribadatlah kamu bersungguh2, umpama kau akan mati esoknya"
Kita yang tak upaya hanya menurut,
Namun ada batas kesabarannya
Datang ketikanya, yang dahulu akan didahulukan
Yang haq tetap kena ditegakkan
Biarpun terlerai sebuah perhubungan
Namun apa yang benar akan tetap benar
Dan yang salah kekal salahnya
Semoga ALlah terus kekal bertakhta di lubuk hati ini
Insya Allah.....
....nukilan hati ini....
Monday, March 14, 2011
Buntu juga.....ujian lagikah ini....?

Persoalan pasti datang.....bagaimana kita mengharungi segala bentuk ujian itu dengan sebaik-baiknya... Mereka di sekeliling boleh memberi pelbagai bentuk tamsilan dan tafsiran untuk kita yang menghadapi ujian itu, namun bagaimana kita melaluinya, hanyalah Allah yang Maha Mengetahui....
Ya Rabb....begitu sekali belaian kasih sayangMu...
Ya Kareem.....perkukuhkanlah pegangan kami pada iradatMu....
Ya Jabbar.....terus bersama kami dalam menyelusuri mehnahMu ini....
Sering kita ketahui, doa dibisikkan....

Ya Allah, andai benar ini suatu yang bukan dinamakan sebagai fitnah, maka Kau tunjukkanlah ia sebagai suatu hakikat....biar menjadi pengajaran kepada semua.... Andainya pula ini suatu usaha untuk menjatuhkan kami, maka Kau berilah petunjukMu kepada yang menabur fitnah ini..... Damaikanlah jiwa-jiwa kami yang diuji ini, agar teguh pendirian kami. Kami pasti, Kau kan tetap bersama mereka yang benar dan menyatakan kebenaran.... Kaulah yang Maha Mengetahui segalanya......

Thursday, February 3, 2011
Antara berdiri, berjalan dan berlari...
mungkin di situ ada suatu yang lebih bererti,
lagi bermakna.....
Mungkin juga dengan hijrah ini,
mereka di luar sana kan terus berkata...
memberi komentar-komentar ilmiah mereka.
Ambil saja yang positif,
abaikan yang merosakkan sang jiwa.
Apa pun usaha kita di dunia fana' ini...
Perlu segumpal keazaman,
hendaklah selalu husnuzon...
dalam langkah dan bicara
Andai tersadung kata nista atau cerca,
Ingat selalu.....
BUKANKAH ALLAH ITU ADA......
*Muhasabah bersama....
Sunday, October 24, 2010
Bagaimana hebatnya rindu Rasulullah pada kita.....

Saturday, September 25, 2010
Biarlah....ALlah kan ada.....
ada titis-titis hujan.....
menyegarkan.....
Di celah rimbunan itu jualah....
ada kehidupan...
....dan di sebalik kehidupan...
....menenangkan....penuh pengharapan...
Di celah-celah rimbunan itu jugalah....
ada cahaya menyinar....
.....seri kehidupan....
mendamaikan....
Pastikah ia berkekalan....
di ketika terik mentari menyengat diri....
menghembus pula bayu hangat...
...mengeringkan....
...gugusan peluh keletihan...
Bukan berniat di hati ini untuk mencerca atau mengata, hanya sebagai salah satu usaha penyelesaian di atas tugas dan tanggungjawab ini... Betapa berat mata yang memandang, berat lagi bahu yang memikul... Bagaimana besarnya impak kepada minda ini, tiada siapa yang tahu.. Bagaimana terkesannya kepada jiwa insani yang mungkin ada sekelumit kekuatan untuk menyatakan kebenaran itu di jiwa ini, tidak ramai yang pernah ingin tahu.... Bagaimana berertinya ulasan dan komen membina yang diberi kepada usaha di bumi ini, tiada pula yang ingin ambil tahu....
Masya Allah.....Tuhan, hanya Kau yang mengerti bagaimana meruntun hati ini, bila begini pula jadinya... Biarlah, kuserahkan semula semuanya kepadaMu Ya Allah.... Biarlah Engkau sahaja yang telah mentakdirkan semua ini jadi begini, mengilhamkan dan mengirim bantuan dan kiriman pertolongan supaya apa pula yang akan terjadi selepas ini, adalah yang sebaik-baik keputusan untuk semuanya....
Buat anak-anak didikku yang dikasihi Lillah, andai tiada lagi nukilan kata cikgu selepas ini untuk kalian keramatkan dalam kehidupan, anggaplah ianya suatu kenangan yang amat indah dalam diari kehidupan kalian bergelar murid cikgu... Andai tiada lagi kekuatan di jemari ini untuk meneruskan usaha suci ikhlas ini, biarlah segala apa yang pernah tercoret di sini sebagai bukti bahawa bumi yang kalian jejaki dan langit yang kalian junjungi itu merupakan sebu ah bumi bertuah untuk sesiapa sahaja merubah diri menjadi insan yang lebih berguna; jika sekiranya insan itu ingin melihat segala ketelusan perkara yang terjadi di bumi bertuah itu sebagai ingatan dari Allah untuk kita para hambaNya.... Dan andai kata tiada lagi nafas ini untuk berkata-kata di sana, kumohon segala kemaafan kepada semua, ingatlah bahawa usaha Amar Ma'ruf Nahi Munkar ini tidak semudah bagai dikata, bagai dibincang, bagai dibahaskan bersama... Amalinya, nah....inilah dia antara mehnah dan tribulasinya...
Aku pasrah Ya Allah....kuatkanlah hati ini, perkukuhkanlah jiwa ini. Bantulah anak-anak muridku yang ingin mencari kekuatan di bumi bertuah itu, andai mereka ada peluangnya.... Takdirkanlah yang baik-baik saja untuk mereka.... Jika tidak, Kau selamatk anlah mereka.... dari segala macam ujian, gangguan, pengaruh dan penipuan agar mereka terus terselamat.... Ampunkanlah kami, para guru...andai silapnya di pihak kami, kami gagal membentuk mereka....kami gagal memanusiakan mereka....kami gagal menelusi hati sanubari mereka.... Sesungguhnya Ya Allah, kami hanya berusaha dengan kudrat yang ada, andai tidak lumayan keberhasilan hasil usaha kami ini, usahlah dihukum kami dan mereka....
Semoga nanti, akan ada suatu ketika Kau berikan kami peluang kedua untuk terus bersama....insya Allah....
Wassalam....
Tuesday, August 24, 2010
Damai, tenang....gusar, gundah semula......

Baru sahaja hendak dihubungi, tiba-tiba telefon bimbit ini berbunyi.... Maka, berbincanglah lagi secara tidak formal antara kami berdua. Simpatiku kepadanya semakin bertambah...namun ada jua persoalan yang menerjah benak kosongku ini...
Aspek keselamatanlah yang paling dirisaukan, rasanya. Hati seorang ibu....ibu mana yang tidak sayangkan anaknya.... Seperti yang pernah kudengari akuannya, "I'm not going to loose you"....kuharapkan Allah akan sentiasa melindunginya dan usaha untuk melindungi anaknya itu....

Mulai dari saat insiden ini terjadi, rasanya tidak silap ku berkata, akulah antara yang paling tahu fasal perkembangannya. Turut ku mendoakan untuk beliau.....biar semakin kuat jiwanya, biar termakbul doanya, demi anaknya.... Kasihan kudengari, kuselusuri, kuikuti rentetan peristiwa yang melanda.... Apabila diselangi pula dengan segala macam peringatan Allah sepanjang hampir sebulan kuharungi perkara ini, benar-benar akan membuatkan hati seorang ibunya tersentuh dek apa yang menimpa.....
Namun kekadang aku(dan rakan-rakan lain jua) terfikir juga, mengapa perlu ada unsur 'tarik tali' bila ingin membuat keputusan. Memanglah tiada hak di atas kami untuk menentukan keputusan yang perlu dilakukan....cukup sekadar cadangan dan perbincangan sesama dua pihak. Namun apa yang diperhatikan kini, umpama tiada ketegasan dalam pemutus kesudahan kisah ini. Bilakah ianya akan berakhir? Sememangnya, hidup ini tak pernah lekang dari masalah....tiada lautan yang tak pernah dihempas ombak....tiada pohon yang tak ditiup sang angin ganas... Namun hati kita perlulah yakin pada janji Allah atas setiap satu yang telah tersurat ini....
Buat diriku ini sendiri, kuharapkan agar terus tabah dan cekal hati menghadapi karenah semua yang terlibat dalam hal ini. Kemunculan Ramadhan di tengah-tengah bentangan masalah yang ada ini telah benar-benar memberi peluang kepada semua yang terlibat ini untuk muhasabah dan renungkan kembali hakikat dan nikmat kehidupan yang diberi Tuhan. KepadaNya sahaja kubisik pengharapan agar bernoktah jua akhirnya nanti situasi ini...

Kuatkanlah hati kami~
-Ameen-
Sunday, August 22, 2010
Sekolah berkabus...Subhanallah
di sebalik keindahan ciptaaMu
yang dikirim di pagi hari itu, Ya Allah...?
Apakah tersirat seribu kiriman bantuanMu
buat semua anak-anak didik yang berada
di bumi As-Sharifah ini Ya Tuhan...?
(Pelajar tingkatan 3 sedang menduduki peperiksaan Trial PMR)
Andai benar ketentuan baik itu untuk kami semua,
maka...
Ya Allah...
Dipanjatkan munajat ini kepadaMu,
Permudahkanlah urusan kebaikan kami semua,
Penuhilah hati-hati kami...
dengan Nur KasihMu,
yang tak pernah kunjung malap.
Jauhilah kami semua,
dari segala mara bahaya dan petaka kemusnahan.
Lindungilah diri kami,
Peringatkanlah sanubari kami ini sentiasa...
Agar terhindar dari
segala kejahatan dunia...
dan
tipudaya di dalamnya...
Ameen...
Saturday, August 14, 2010
Ambillah Iktibar...bercakaplah benar....

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Luqman Hakim, menceritakan pada suatu hari ada seorang telah datang berjumpa dengan Rasulullah S.A.W. kerana hendak memeluk agama Islam. Sesudah mengucapkan dua kalimah syahadat, lelaki itu lalu berkata :
"Ya Rasulullah. Sebenarnya hamba ini selalu saja berbuat dosa dan payah hendak meninggalkannya."
Maka Rasulullah menjawab : "Mahukah engkau berjanji bahwa engkau sanggup meninggalkan cakap bohong?"
"Ya, saya berjanji" jawab lelaki itu singkat.
Selepas itu, dia pun pulanglah ke rumahnya. Menurut riwayat, sebelum lelaki itu memeluk agama Islam, dia sangat terkenal sebagai seorang yang jahat. Kegemarannya hanyalah mencuri, berjudi dan meminum minuman keras. Maka setelah dia memeluk agama Islam, dia sedaya upaya untuk meninggalkan segala keburukan itu. Sebab itulah dia meminta nasihat dari Rasulullah S.A.W.
Dalam perjalanan pulang dari menemui Rasulullah S.A.W. lelaki itu berkata di dalam hatinya:
"Berat juga aku hendak meninggalkan apa yang dikehendaki oleh Rasulullah itu."
Maka setiap kali hatinya terdorong untk berbuat jahat, hati kecilnya terus mengejek.
"Berani engkau berbuat jahat. Apakah jawapan kamu nanti apabila ditanya oleh Rasulullah. Sanggupkah engkau berbohong kepadanya" bisik hati kecil.
Setiap kali dia berniat hendak berbuat jahat, maka dia teringat segala pesan Rasulullah S.A.W. dan setiap kali pulalah hatinya berkata :
"Kalau aku berbohong kepada Rasulullah bererti aku telah mengkhianati janjiku padanya. Sebaliknya jika aku bercakap benar bererti aku akan menerima hukuman sebagai orang Islam. Oh Tuhan....sesungguhnya di dalam pesanan Rasulullah itu terkandung sebuah hikmah yang sangat berharga."
Setelah dia berjuang dengan hawa nafsunya itu, akhirnya lelaki itu berjaya di dalam perjuangannya menentang kehendak nalurinya. Menurut hadis itu lagi, sejak dari hari itu bermula babak baru dalam hidupnya. Dia telah berhijrah dari kejahatan kepada kemuliaan hidup seperti yang digariskan oleh Rasulullah S.A.W. Hingga ke akhirnya dia telah berubah menjadi mukmin yang soleh dan mulia.
Wednesday, August 11, 2010
Selamat Menghayati Ramadhan buat semua...

Beberapa tips khusus buat anak-anak murid cikgu :
-> banyakkan muhasabah diri sesama rakan
-> kurangkan bercakap/membuat bising(aktiviti gossip menggosip)
-> kualitikan masa anda dengan ulangkaji(terutama tingkatan 3 & 5)
-> pertingkatkan amalan-amalan mudah, selagi kalian bergelar pelajar(contohnya; baca
Quran, solat Dhuha, solat Tahajjud, Taubat & Hajat), bersedekah(senyuman & berkongsi
ilmu)
Semoga kita semua akan sama-sama menjadi hambaNya yang lebih bertaqwa, insya Allah..
Sunday, August 8, 2010
Kejadian Suatu Renungan Keinsafan

Khamis malam lalu, seluruh 'awning' di blok itu telah jatuh menyembah bumi, akibat angin kuat umpama ribut beserta hujan yang turun.. Agak terperanjat juga, sebab hujung minggu sebelum itu, sebahagiannya telah pun jatuh... Syukur tiada apa-apa kemalangan yang menimpa... Soalnya, apakah hikmah yang tersembunyi di atas kejadian ini.... Seringkali begitulah, bila ada kejadian seumpama ini, maka umum maklumi ia sebagai tanda ingatan atau amarah dariNya.....
Ya Allah, jadikanlah kami insan-insan yang mengerti akan setiap satu peringatan yang dikirim...
Sebelum Subuh, kira-kira jam 5 lebih, aku tersentak dek kesejukan pagi menusuk tulang rusukku.... Kusemak jam di h/phone, tapi sedihnya baterinya kehabisan... Sempat ku caskan semula, sementara aku mencari sedikt ketenangan..... Sesudah itu, hp di on kan, aku agak terkejut dek panggilan miskol, 3 kali berturut-turut, kira-kira jam 4 lebih pagi...maknanya, ketika itu hp ini telah kehabisan baterinya...
Fikirku, musibah apa pulak yang telah berlaku lagi...bergetar hati ini... Pantas jari jemari ini, menghantar mesej kepada mereka yang berkenaan, untuk bertanyakan kedudukan terkini... Sesudah fardhu Subuh kuselesaikan, hp berbunyi.....Ya Allah, tabahkan hati ini untuk mendengar khabar berita yang terkini ini...

Kembalikanlah roh Islam di jiwa mereka,
Pulihkanlah semangatnya,
Hindarkanlah fitnah yang berterusan buat mereka...
Janganlah biarkan nasib diri kami ini semua ditentukan oleh diri kami sendiri....
Bantulah kami semua Ya Allah...
Saturday, July 31, 2010
...tentang Menghormati Guru
Semalam, tazkirah yang diperdengarkan selepas bacaan Yassin,amat menyentuh hati...mungkin kebanyakan guru, terutama mereka yang pernah terasa hati dek perbuatan anak-anak didiknya.... Setakat yang kutahu, ada seorang rakan guru tu berkata, 'akak sampai menitik air mata bila dengar budak tu baca tazkirah tu. Agaknya ada ke tidak anak-anak murid kita yang mendoakan kita'Bagiku sendiri, terharu sungguh bila mendengarkannya...sayu rasanya bila kudengar bait-bait ayat...."Ya Tuhanku, kau berikanlah kepada guru-guruku sifat kuat untuk terus mengajar mendidikku".

Sememangnya suasana alam pagi Jumaat semalam umpama mengerti perasaan hati sanubari kebanyakan guru yang sedang bersedih dengan apa yang menimpa diri masing-masing. Hujan gerimis yang dititipkan hembusan sang bayu yang amat menyegarkan di pagi hari....masakan tidak bergetar hati lalu meruntun sayu apabila dialunkan pula tazkirah yang mendayu...
Bagaikan suatu kebetulan
masing-masing guru menceritakan pengalaman-pengalaman masing-masing, apabila 'terasa' dengan sikap si anak muridnya, samada yang diajarnya mahu pun yang tidak diajarnya. Ramai yang kaget dengan sikap sombong diri yang ditunjukkan secara nyata oleh mereka. Mungkin di hadapan murid, tidak terlafaz di bibir akan terasanya hati mereka itu...namun, bila bersendirian, direnung-renungkan apa yang terjadi benar-benar membuatkan betapa sedih dan pilunya hati seorang guru....Hanya kepada Allah, Tuhan yang satu agar segalanya lambat laun akan kembali tenang dan damai juga akhirnya...demi keberkatan untuk diri anak-anak murid itu sendiri. Kejayaan yang diharap-harapkan seseorang murid itu, bergantung kuat kepada usaha gigih yang dilakukan, namun amat berhubungkait dengan keredhaan dari para guru yang bersama-sama seseorang murid itu.... Perkara keredhaan guru ini, bukanlah bermakna guru itu meredhai atau tidak semata-mata, tetapi ianya adalah pantulan semerta dari sikap, perilaku dan tutur bicara seseorang murid terhadap gurunya.
Di ruangan ini, cikgu pasti setiap guru akan ada 'kenangan' masing-masing untuk apa yang dimaksudkan di atas...bila dah terjadi, menyesal bagaimana pun, sudah tiada gunanya, hanya iktibar yang boleh diambil. Buat para pelajar sekalian, usah dibiarkan hati seorang gurumu itu, terus-terusan terasa dek sikap perbuatanmu, berkecil hati dek tutur bicaramu yang masih belum pun tampak jaya cemerlangnya. Pohonlah kemaafan selagi masih ada kesempatan, pintalah dihalalkan ilmu mereka selagi masih ada mentari esok yang nak menyinar... Jangan sampai segalanya sudah terlambat.....insaflah, duhai hati.....
Tuesday, July 27, 2010
Sekelumit lagi tersedu dengan sikapmu... Hati, damailah dan sabarlah.....
Kekadang itu, fikiran jadi buntu dek sikap kalian yang sering mempamerkan kehebatannya..kami faham dan tahu memang kalian hebat, tapi bukanlah dengan cara begitu...Guru tetap guru, mereka umpama ibu bapa yang meletakkan keyakinan mereka bila 'menyerah'kan kalian pada kami... Tapi, apakah begini caranya kalian membalasnya....?

Pasti akan terkejut besar andai kata mereka yang kalian bangga-banggakan itu, tahu yang anak mereka yang amat disayangi dan dibanggakan ini, punyai sikap yang sering mengguris hati-hati kami...kami faham yang kami bukan dewa dewi, bukan jua srikandi....tapi cukuplah sekadar kalian menghormati....agar keberkatan itu terus mengiringi liku-liku kehidupan yang ingin kalian susuri.... Kami tak pernah minta disanjung, pujian menggunung...tapi usahlah sampai kalian hamparkan kami dengan maki hamun...bukan begitu caranya, sayang....
Berapa banyak hati di institusi garapan ilmu yang kalian huni ini telah kalian lukai? Berapa ramai insan yang pernah tersentuh hatinya dengan sikap kalian itu? Berapa detik dan ketikanya pula perasaan mereka kalian permainkan dek kenakalan yang kadangkala bukan asuhan orang tuamu....semata-mata dek ajakan kawan taulan yang menjanjikan sesuatu kekuatan dengan kalimah "friends forever" yang sering menjadi pegangan mana-mana kumpulan yang wujud di bumi ini...

Alangkah bertuahnya andai kalian dapat mengkoreksi diri....alangkah bahagianya hati ayah bonda andai dapat memujuk kalian mohon kemaafan seikhlas hati...
Apakan daya, hati-hati itu mungkin keras...lebih keras dari sang batu yang keras itu... Sukar sungguh untuk menerima, walau mungkin sebaris kata yang dikhabarkan sebagai suatu kalung nasihat....

Amat malang si ibu yang pernah bersabung nyawa kesakitan melahirkan, amat kesal si ayah kesusahan mencari kesenangan keluarga mu yang tercinta sedari kecilmu dahulu... Andai ada abang kakak mahupun adikmu, di manakah kebanggaan mereka terhadapmu....? Hanya sekadar secuit kesedaran yang datang, itupun selepas sepasang kaki itu telah tidak lagi berpijak di bumi ini dan berlangitkannya.... Agak terlambat untuk hati-hati yang terguris tadi itu, melupai parut luka yang pernah dicalari....
Tiupkan nafas keinsafan di lubuk hati mereka yang paling dalam, agar tidak terus-terusan membohongi ibu ayah yang mengharapkan sepenuh keikhlasan di wajah mereka bila berada di rumah bersama mereka...biarlah wajah itu jugalah yang tidak akan terus-terusan menghadap kami, guru selaku mua'lim mereka semua dengan kata-kata yang menyakitkan, sikap-sikap yang memalukan, tipudaya yang sering dapat hati ini rasai dek naluri yang mendalam akan sikap insan yang berbeza dengan manusia biasa.....
Biarlah malam yang sudah pun
berlabuh ke penghujung subuh yang bakal menjenguk ini, terus meniupkan hati dan naluriku semangat kental dan waja...untuk ku berhadapan dengan segala kemungkinan pada hari esok nanti...kerana kugagahi segala ini, atas kewajipan asas kita sebagai Khalifah di bumi akhir zaman ini....Saturday, July 24, 2010
Kaitkan...pengajaran kisah Ratu Sheba yang masuk Islam....
Sedih juga rasanya kelmarin...., tersentak hati naluri seorang guru,bila membaca bait-bait kata seorang yang bergelar bekas anak muridnya... Apakan daya, masa tidak mengizinkan untuk terus memikirkan apa yang dikata....cuma mungkin dapat berkongsi dengan sebuah kelas yang kebetulan ada semalam...Sebaiknya,walaupun telah menjadi bekas pelajar sahaja sekarang, tapi usahlah sampai begitu keras bunyinya bicara katamu itu... Pengaruh persekitaran dan asuhan keluarga banyak mempengaruhi dirimu sekarang.... Nasihatku buat anak-anak didik yang masih berada di bumi As Syarifah ini, dan bakal bergelar Bekas Pelajar SMKASR, jangan dituruti perangai buruk seperti yang dibicarakan; samada menjadi seperti dirinya semasa berada di alam persekolahan, mahupun sepertinya sekarang...memberi tohmahan buruk, umpama menconteng arang kepada nama baik bekas sekolah sendiri...
Wallahua'lam....
*untuk mengambil iktibar, bolehlah dibaca bicara kata 'bekas pelajar' yang dilontarkan di ruangan mesej akaun fb cikgu.....setelah satu pesanan mesej nasihat dari cikgu ini :
"Assalamua'laikum.....kat ruangan High School awk pd profile tu, adalah lebih baik awk delete je nama SMKA Sharifah Rodziah, sbb kdaan pnampilan awk bagai menconteng arang ke nama baik sekolah. Segeralah bertindak, memalukan sungguh... cukup2lah dengan apa yang telah dibuat dulu masa zaman sekolah dulu."
Jawapan beliau :
"tue tserah pade saye . sy tak burukkan name spe2 or mne2 institusi di sini . sy ta pena ckp ape2 . jdi , ta de sebb pihak skola perlu cmpur tgn . sy da unblock cikgu . tp tue ta bmakne sy benarkn cikgu cmpur tgn dlm hal peribadi dan kehidupn sy selepas sy kuar dri skola tue . salam."
Sungguh sedih dan malu akan mempunyai anak didik yang tidak berjaya dimanusiakan..... Semoga akan masih ada sirna hidayah dan taufik dariNya untuk bekas muridku ini.....
Thursday, July 8, 2010
Friday, July 2, 2010
Renung tafakur
Andai masih ada kesempatan yang diberiNya, kita mungkin boleh terus santai.... Namun, andai esok penghujung sebuah kehidupan yang kita miliki kini, apakah masih mampu dan sanggup untuk kita terus dalam keadaan alpa begini....?
Duhai diri, perelokkanlah langkah kakimu, perbaikilah butir bicaramu, hiasailah hulur salammu, agar kan semakin mekar kasih sayangNya buat diri kita, selaku hamba yang hina di sisiNya...
Amin...segunung pengharapan dipanjatkan kepadaMu jua....
Tuesday, June 29, 2010
Doa Qudus

Doa Pembersih Jiwa:













