TEACHER HAS . . . ?

Bagi sesiapa yang mengenali empunya diri ini, teruskan menerokai catatan dan coretan ini....cukuplah sekadar koreksi diri dalam dunia fana ini...kerana hidup kita ini pasti ada penghujungnya nanti....Ya ALlah, andai ini mampu kupersembahkan sebagai usaha-usaha untuk mendaulatkan agamaMu, Kau terimalah ....

Thursday, January 26, 2012

How Dare I Impose My Beliefs on Others ?

Okay, after I frantically deleted a raft of comments from my blog (positive, negative, and caramel-covered nutball), I felt a lot better and more at ease. I didn’t want my comments section to blow up into a holy war Islamophobe-fest. There are so many nice, thoughtful Muslims and non-Muslims – including you, Lew – but there are some instigators whose only desire is to foment hate, and I have neither the time nor desire to run herd on a hundred comments after a busy day of running herd on five children, three cats, and a father-in-law who likes to break into my pantry and eat all the peanut butter. Now I come back to my blog and I see the comments are STILL being approved automatically. Thankfully, there are only a few and they are quite normal so I don’t need to go trashing them all. I’ll work on the settings in a bit. Did I mention I’m almost a Luddite and technology befuddles me? I don’t even have a smartphone…

What I wanted to talk about was a comment I saw during my deleting spree. It came after my blog entry where I said that I DID want Islam to take over the world. One sentence read “How DARE you try to impose your beliefs on me!”. Indignant, but not accurate. Okay, let me enlarge on what I meant.

I believe Islam is the best religion and the best manner of living that exists. If I were dictator of the world, I would institute Islamic law. I would ensure that every family member took care of his mother and father. I would ensure that the leader of the family, or the leader of the village, or the leader of the city, or the leader of the country, did not live in a palace while his family or tribe or citizens went hungry. I’d make sure that factories were no longer able to spew deadly chemicals into the air or water. I would end slavery and forced prostitution and child labor and forced marriage and honor killings and female genital mutilation and the growing of coca leaves for cocaine and opium for heroin. I would end factory farming that is traumatic to animals. I would close down pornographic websites and magazines and empty many jails of people whose major offense is being poor. I would close every factory making booze and I would offer free drug and alcohol treatment to every person.

What the heck does all that have to do with Islam? I thought Islam was telling men to grow beards and making women wear burkas! I thought Islam was stoning adulterers and cutting off the hands of thieves. I thought Islam was forcing people to be Muslim and executing apostates. I thought Islam was brutal and mean and atavistic and primitive. Well, that just shows that most people, including many, many Muslims, don’t know what Islam really is all about.

Now, back to that angry person who said I was trying to impose my beliefs on him (or her; “anonymous” is not gender-specific). I am a forty-four year old overweight sleep-deprived wife and mom living in a suburb of Washington D.C. I do not own a single tank or aircraft carrier. I have no guns. I have a lot of knives, but I usually use them to pry open dented green-bean cans and cut onions. I have a moderately dangerous diaper pail whose contents could be considered weapons of mass destruction, especially after taco night. That’s about it. I don’t have the ability to impose my beliefs on anyone. I can barely impose bedtime on my kids.

I have one tool, one weapon, and that is this blog. It does not force itself into your brain. It does not magically appear on your computer monitor and beam my words onto your eyeballs. You have to actually come here voluntarily, either by typing in the URL or clicking on some link that your buddy at the Secular Humanist Society forwarded to you. Anything you read here, you have the right to disagree with. If you disagree strongly and can put your disagreement into a reasoned comment or preferably an email, I can respect that. If not, well, you are always welcome to create your own blog and tell the world what a nasty fundamentalist I am. Actually, I wouldn’t mind that because it would probably drive more traffic to my blog. Knock yourself out!

So, when I say I want to have Islam rule the world, I am saying that I want the best for this world. I don’t want oppression and an Orwellian government. I want what Islam, properly instituted, offers to the world. I know that is pie in the sky for now, but I also know that it will happen. I have faith that, even though we humans fall woefully short and we are busy destroying our planet and each other, that after the darkest dark will come the dawn. Allah will send Imaam Mahdi to us, then Jesus, peace be upon him, will return, and then everything will turn around and be wonderful. And even though I can’t see a lot of evidence in the world now for the eventual cleansing of evil, I know that it will happen so I am content to keep striving, keep teaching, keep walking the walk and talking the talk. Words, not guns. Not swords. Not tear gas, not truncheons and tanks. I can’t impose, but I can offer. It is not my job to make you pick up the gift.

written by : Nancy Shehata

A Muslimah, wife, mom, writer, dispenser of advice. She has been Muslim for 18 years and her passion is sharing what she has learned in an effort to dispel the misconceptions surrounding Islam.

Her blog = http://www.patheos.com/blogs/muslimahinprogress/author/nancyshehata


Wednesday, January 25, 2012

myMetro | 10 tahun dikurung dalam bilik mandi

myMetro | 10 tahun dikurung dalam bilik mandi

BARAA memeluk anak patung selepas diselamatkan daripada tahanan bapanya
dan kini dia tinggal bersama ibunya di Qalandia,
dekat Ramallah di Tebing Barat.

Thursday, December 1, 2011

Selesaikah sudah perjuangan itu......?

Antara salah satu ingatan dalam sebuah hadis terkenal, Ingatlah 5 perkara sebelum datang 5 perkara adalah tentang : Ingat senang sebelum sibuk...dek ketidaksempatan untuk menulis entri kali ini dalam bulan November, maka entri ini hanya sempat ditulis dalam bulan Disember...


Siang 30 November, sebagai saksi kepada semua anak didikku yang mengambil subjek Biologi - merealisasikan segala impian dan harapan di medan perjuangan - sebuah medan yang bergelar "peperiksaan"....


Usai satu demi satu kertas mulai dari Biologi 1, diikuti dengan Biologi 2 dan akhirnya Biologi 3....hampir seharian aku bersama mereka...namun kali ini, suatu "penghijrahan" kulakukan, dengan berniatkan biarlah nanti, kejayaan yang bakal mereka garap it
u - hasil usaha dan kebersungguhan mereka sendiri...biar Allah yang lebih mengetahui... Ada saja cerita manusia yang melintasi minda dan membuatku terus merenung...dan mencari jawapan; apakah kesinambungan cerita itu dalam hakikat kehidupan seseorang.... Agak terkilan bila melihatkan sikap "tidak peduli" dan "tidak ambil peduli" mereka yang kini bergelar bekas muridku... Ingatan dan pesanan terus diberi dan dilaungkan, namun yang alpa terus lupa... Yang leka terus khayal... Yang tak ambil peduli, mungkin kini berkata..."apa aku kesah..."

"Bekas kotak air minuman tu - buangkan ke dalam bakul sampah."

"Suis
kipas nanti jangan lupa off kan."

"Jangan lupa apa yang cikgu cakap tadi.... Apa yang kamu tinggalkan
itu(contoh : sampah atau suis terpasang) entah-entah mungkin 2% atau 3% markah yang akan menyumbang gred A untuk kamu semua nanti...."

Setelah selesai membuat persiapan terakhir sebelum memasuki dewan peperiksaan, dewan persediaan(dulu) yang dijadikan tempat ulangkaji itu ditinggal 'sendirian', bertemankan bunyi kipas angin yang masih ligat berputar....dan tidak ketinggalan juga beber
apa kotak air minuman yang dibiarkan di bawah meja serta bekas polisterin yang mengisi 'burger'...sebagai bekalan minuman untuk hari ini.

(....getus hatiku...)
...setakat 2%.... -apakah mungkin perlu aku sebutkan peratus yang lebih tinggi...? Agar mereka lebih terpanggil untuk akur akan ingatan dan teguran yang diberi sebentar tadi? Mungkin sebut 20% atau 30%....?

- salah mungkin cara aku mengingatkan tadi.... maka mereka tidak peka/sensitif dengan apa yang dipesan...


Agak terkilan dengan sikap yang ditunjukkan itu.... Maka, si pekerja yang mengemas dan membuang sampahlah sebagai insan yang setia membersihkan keadaan kebersihan dewan agar sentiasa terkawal... Kadang-kadang rasa malu dengan kak Som(atau kekadang kak Yah) yang seringkali perlu 'melangsaikan' perbuatan anak-anak muridku ini...

Nilai murni sedari kecil

"Mintak maaf lah kak, budak-budak ni, kita dah cakap pun - kadang-kadang mereka buat tak tau aje..."tanpa segan aku memohon maaf bagi pihak mereka, anak-anak didik yang sering kuingatkan tentang erti nilai dan kesopanan selain daripada ilmu yang menjadi asas bidang kedoktoran agar mereka dapat menjawat jawatan itu nanti, bukan setakat menjadi seorang tabib yang hebat; doktor pakar yang mampu mempunyai klinik dan hospital sendiri....tetapi harapanku agar mereka kan menjadi seorang DOKTOR MUSLIMAH yang boleh dicontohi semua.........


.....sedih sekeping hati ini, dirawat dengan sikap jujur seorang muridku yang memulangkan buku yang kupinjamkan kepada beliau, N**** ****** beberapa bulan yang lalu. Masih kuingat, semasa memberikan kepada beberapa orang yang sempat kupinjamkan buku/nota, sempat kupesan, "nanti, hari periksa selesai, awk pulangkanlah semula...". Dalam ramai-ramai itu, Allah pilih dia untuk membuktikan bahawa masih ada lagi yang mengingati dan menuruti pesan seorang insan yang bergelar guru.... Hatiku lega melihatkan sikap bekas muridku itu... Walaupun tadi, agak terkilan dengan sikap-sikap dari mereka yang lain, tapi cukuplah satu ini menjadi penawar...

Seperti mana yang sering inspirator di radio IKIM.fm(Prof Dr Muhaya) memesan kepada pendengar.... :

"Selalulah mengingati yang baik/positif/bersangka baik(husnuszon) walaupun perkara tentangnya hanya satu, daripada sentiasa mengingati perkara yang berkaitan tentang keburukan/negatif/suuszon..."


Suka untuk kumengajukan kepada yang membaca, apakah telah selesai segala keringat dan kesusahan sebagai seorang pelajar setelah selesai berhempas pulas dalam dewan peperiksaan....??? Bagaimana nasib kertas-kertas soalan yang telah dijawab itu? Apakah telah pasti ianya akan dapat menjamin gred yang baik, tanpa perlu kita menghiraukan sikap, tingkah laku dan akhlak sebagai seorang yang bergelar Muslim dan sebagai seorang yang telah dididik di sebuah kampus yang menerapkan segala macam nilai dan erti kehidupan itu....itulah kampus persekolahan...... Tidakkah perlu kita terus bersikap baik, mulia dan menjadi mereka yang boleh dibanggakan sebagai seorang pengamal budi pekerti mulia..... Wallahua'lam....

Sunday, November 27, 2011

1433H ini....

Kata-kata di bawah ini mempunyai maksud yang sama. Cuba hayati ia, kata-kata ini dipetik dari rancangan Mukmin Profesional, kelolaan IKIM.fm, bersama Ustaz Pahrol Mohd Juoi...

Don't be apart of the problems,
even though we cannot be part of solution...


Kalau kita tak dapat nak menjadi garam yang memasinkan ikan,
maka jangan jadi langau yang membusukkannya...



Sekurang-kurangnya kita tak akan menambah masalah,
walaupun kita tak mungkin dapat untuk menyelesaikan masalah....


Renung-renungkan maksud yang tersirat dalam ketiga-tiga frasa di atas... Semoga dengan kedatangan tahun baru 1433H ini dapat menjadikan kita lebih baik dalam urusan sesama manusia apatah lagi dalam urusan dengan Tuhan...

Semoga hari esok kan lebih bermakna daripada hari ini yang kian mengakhiri, walaupun begitubiarlah hari ini jauh lebih baik dari semalam yang telah kita tinggalkan...

Insya Allah...

Tuesday, November 15, 2011

Blog Islami yang bermanfaat

Salam Perjuangan untuk semua.....

Ramai yang mempunyai blog sekarang ini.... Menulis di blog suatu hobi atau minat yang sangat menjadi kegilaan sesetengah remaja yang amasih di alam persekolahan. Kekadang itu - cikgu kagum dengan komitmen yang diberi kepada semua entri dan juga maklumat yang memang 'up-to-date' di dalam blog mereka ini. Maka terfikirlah di benak ini, alangkah bagusnya jika komitmen yang sebegitu bersungguh juga disunti untuk tujuan manfaat masa depan mereka, iaitulah untuk kebaikan di dalam dunia mereka sebagai pelajar dan tidak rugi juga sebagai tuntutan sebagai seorang Muslim...

Berikut ini, cikgu ingin berkongsi satu senarai 'toplist' Blog-blog Isl
ami yang mungkin boleh dijadikan tatapan kalian, selama kesibukan hujung tahun bagi cikgu nanti... Apa yang diharapkan agar - apabila tersentuh sahaja jari jemari kita pada 'keyboard' komputer masing-masing - itu adalah buah-buah pahala dan kebajikan untuk menjadi bekalan kita di akhirat sana, Wallahua'lam.....

http://iqbalsyarie.blogspot.com/














http://ustazlove.com/blog













http://salafus-sholih.blogspot.com/
















http://satuumat.blogspot.com/














http://www.ustaznoramin.com/







http://syahirul.com







http://stokinputih.blogspot.com/














http://lenggangkangkung-my.blogspot.com/















http://almomentum.blogspot.com/

















Semoga bermanfaatlah segala usaha yang sekelumit ini di tika dan saat kesibukan semakin mencengkam. Teringat akan maksud sebuah hadis Nabi s.a.w seperti mana yang ditunjukkan di poster di bawah ini :


Selamat Bermujahadah!

Friday, November 4, 2011

SALAM AIDIL ADHA buat semua.....

Semoga takbir dan tahmid yang dialunkan di sepanjang Hari Raya Korban ini sehinggalah ketiga-tiga Hari Tasyrik akan dapat menambah pahala buat kita semua, insya Allah.

Sunday, October 30, 2011

Thank You to all my dear students.....

25 Oktober 2011 kali ini, agak berlainan sebab, ramai pulak murid-murid yang mengingatinya...rasa-rasanya, selama 11 tahun dah mengajar di Bumi Bertuah itu, tak pernah seramai ini yang mengingatinya....mungkin inilah hikmahnya masa awal Oktober dulu, ustazah Pengetua terlupa akan nama-nama cikgu yang lahir di bulan Oktober... Awal pagi lagi, 5IR-2011 dah wish.... Thanks Dini @co.

Gambar-gambar mengeksperimen ini menjadi kenangan

Kemudian datang pula 5IK(2011)...actuallynya, hari itu jugalah, kelas 5IK berBio denganku selama 5 waktu! Tak kusangka, aku punya kekuatan u
ntuk melatih tubi 5IR dan 5IK selama itu....syukur alhamdulillah....

Terima kasih 5IK dengan kad gergasi yang disertai dengan ucapan penuh makna. Yang paling cikgu berbangga ialah kalian dapat menyahut cabaran cikgu suatu ketika dulu untuk menukilkan sebuah English poem untuk cikgu, tetapi diselitkan dengan info-info Biology...mcm tu lah! (^___^). Frame gambar itu juga akan kekal di ingatan, di samping cokelat dan lain2 wishes & hugs...

Thank you 5IK-2011....(ramai lagi yang tak masuk dalam gambar ni)

Syukran juga untuk murid-murid 1H yang beri wish hari tu... Nyanyian kalian kuat sangat, sebab tu lah cikgu buat arahan "slower your volume". Hope kalian faham, cikgu tak nak ada cikgu lain yang mungkin terasa atau mungkin mengganggu kelas lain... Tetapi, sorry jugak sebab kalian kena denda sikit hari tu....sebab nampak ngantuk sangat, kan?

Antara murid 1 Habsah-2011(cikgu mengajar Sains)

Tidak ketinggalan juga untuk murid-murid 4IR-2011 yang bagai rombongan meminang bersama dulang hantaran memberi ucapan. Terima kasih ye, 'Syafaat' &co. Cantik kad yang diberi, kreatif kalian semua....


Untuk murid-murid kelas cikgu sendiri, 4AK(2011) walaupun terlambat sehari, upacara makan-makan kek di Taman ICT tu akan jadi kenangan indah, walaupun tak sempat kita nak merakamkan situasi itu. Cikgu faham, kalian semua juga agak sibuk minggu itu. Terima kasih ye, untuk kek yang sedap itu...tak sangka pulak boleh membuatkan cikgu teringat akan insiden akhir tahun lepas; tak begitu Aida, Atikha, Atikah, Haziqah dan lain-lain? Semoga kalian akan pula mencipta nama di tahun hadapan, sebaris dengan mereka yang di Tingkatan 5 sekarang, insya Allah....

Gambar yang sempat dirakam oleh paparazzi

Diolog bayi dengan Tuhan


Bayi: “Tuhan, para malaikat di sini mengatakan bahwa besok aku akan dilahirkan ke dunia. Tetapi, bagaimana caranya aku hidup di sana? Aku begitu kecil dan lemah.”

Tuhan: “Aku telah memilih satu malaikat untukmu. Ia akan selalu menjaga dan menyayangimu setiap saat.”

Bayi: “Tapi aku sudah betah di surga ini, apa yang kulakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagiku untuk bahagia.”

Tuhan: “Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan lebih berbahagia.”

Bayi: “Apa yang dapat kulakukan kalau aku ingin berbicara padamu?”

Tuhan: “Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa.”

Bayi: “Aku mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan melindungiku Tuhan”?

Tuhan: “Malaikatmu akan melindungimu dengan taruhan jiwa raganya.”

Bayi: “Tapi aku akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi.”

Tuhan: “Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku selalu berada di sisimu.”

Saat itu surga begitu tenangnya … sehingga suara dari bumi pun dapat terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya:

Bayi: “Tuhan… jika aku harus lahir ke dunia sekarang, bisakah Engkau memberitahuku, siapa nama malaikat di rumahku itu nanti”?

Tuhan: “Kamu akan memanggil malaikatmu itu dengan sebutan: I… B… U …”

Sunday, October 16, 2011

Selamat Berjuang.....

Kita masih di dalam musim peperiksaan...


Buatlah yang terbaik;
Segala persiapan diri; fizikal dan mental,
Spiritual dan emosi perlu stabil.
Latihan, ulangkaji dan bimbingan dari para...


Turut dipanjatkan doa dan munajat dariNya
Agar hajat yang dipinta,
Keinginan yang diharap....


Kan menjadi suatu kenyataan,
Insya Allah....


SELAMAT BERJUANG....semua...




Related Posts with Thumbnails