TEACHER HAS . . . ?

Bagi sesiapa yang mengenali empunya diri ini, teruskan menerokai catatan dan coretan ini....cukuplah sekadar koreksi diri dalam dunia fana ini...kerana hidup kita ini pasti ada penghujungnya nanti....Ya ALlah, andai ini mampu kupersembahkan sebagai usaha-usaha untuk mendaulatkan agamaMu, Kau terimalah ....

Monday, August 30, 2010

Check Yourself.....

How did we handle our Ramadhan the past 20 days....?


....another 10 last days for us.....


May Allah always be our guidance....

Nilai Taqwa

Orang Tua Yg Bertaqwa disukai Allah dan Rasulullah, namun Orang Muda Yg Bertaqwa lebih disukai..

Orang Miskin Yg Bertaqwa disukai Allah dan Rasulullah, namun Orang Kaya Yg Bertaqwa lebih disukai..


Orang Sakit Yg Bertaqwa disukai Allah dan Rasulullah, namun Orang Sihat lebih disukai..



Kerana yg lebih disukai itulah sukar mencari nilai taqwa..
Semoga kita tergolong dikalangan org2 yg bertaqwa~

Friday, August 27, 2010

Ingatan bersama.....

Hadzrat Abdullah Ibnu Umar r.a meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda:

"Tidakkah Aku khabarkan kepadamu wasiat Nuh a.s. kepada anaknya."

Mereka berkata, bahkan ya Rasulullah. Baginda SAW bersabda: "Nuh a.s. mewasiatkan anaknya...."Wahai anakku, aku mewasiatkan kamu dengan ucapan Lailaha illallah,jika kalimah ini diletakkan didalam satu timbangan, langit dan bumi ditempatkan ditimbangan yang lain,
nescaya kalimah ini akan lebih berat lagi. Walau ia di dalam lingkaran yang kukuh nescaya akan mematahkan lingkaran itu sehingga menghadap kepada Allah SWT dan aku mewasiatkan kamu dengan ucapan Subhanallahil 'azim wabihamdihi, sesungguhnya ia adalah ibarat dari seluruh makhluk dan dengannya rezeki mereka diberikan dan aku melarang kamu dari dua perkara: Syirik dan Kibir (Sombong) kerana kedua-dua sifat ini menjauhkan manusia dari Allah SWT.

(Hadi Riwayat Bazar, Majma uz Zawaid)

Thursday, August 26, 2010

Tazkirah Ma'zurah hari ini....

Objektif atau sasaran yang harus dicapai oleh Muslim di bulan Ramadhan ini kepada dua yang terutama. Iaitu taqwa dan keampunan. Objektif taqwa ini telah disebut dengan jelas di dalam Al Quran Al Karim, ayat 183 dari surah Al-Baqarah.

Manakala objektif ‘mendapatkan keampunan' ternyata dari hadith sohih tentang Sayyidatina Aisyah r.a yang bertanya kepada nabi doa yang perlu dibaca tatkala sedar sedang mendapat lailatul qadar. Maka doa ringkas yang diajar oleh Nabi SAW adalah doa meminta keampunan Allah SWT.



Ya Allah sesungguhnya engkau Maha pemberi ampunan yang mulia,
suka memberi pengampunan,
maka ampunilah diriku ini


Begitulah antara intipati slot tazkirah untuk mereka yang ma'zurah waktu Zuhur tadi...(oleh Ustazah Azian). Namun, sebegitu cantik susunan program yang telah disediakn oleh pihak sekolah, masih ada lagi segelintir anak didik kami ini yang masih tidak serik-serik untuk berkata tidak benar kepada para guru mereka..... Yang indahnya, susunan aturan Tuhan itu, aku temui aje akan temberang, helah mereka itu. Masya Allah.... Mengapa masih tergamak kalian ini untuk berlembut lidah mengeluarkan kata-kata berunsur pembohongan...

Astaghfirullahal Azim..... Moga diampunkanNya....

Tuesday, August 24, 2010

Damai, tenang....gusar, gundah semula......


Baru sahaja hendak dihubungi, tiba-tiba telefon bimbit ini berbunyi.... Maka, berbincanglah lagi secara tidak formal antara kami berdua. Simpatiku kepadanya semakin bertambah...namun ada jua persoalan yang menerjah benak kosongku ini...

Aspek keselamatanlah yang paling dirisaukan, rasanya. Hati seorang ibu....ibu mana yang tidak sayangkan anaknya.... Seperti yang pernah kudengari akuannya, "I'm not going to loose you"....kuharapkan Allah akan sentiasa melindunginya dan usaha untuk melindungi anaknya itu....

Mulai dari saat insiden ini terjadi, rasanya tidak silap ku berkata, akulah antara yang paling tahu fasal perkembangannya. Turut ku mendoakan untuk beliau.....biar semakin kuat jiwanya, biar termakbul doanya, demi anaknya.... Kasihan kudengari, kuselusuri, kuikuti rentetan peristiwa yang melanda.... Apabila diselangi pula dengan segala macam peringatan Allah sepanjang hampir sebulan kuharungi perkara ini, benar-benar akan membuatkan hati seorang ibunya tersentuh dek apa yang menimpa.....

Namun kekadang aku(dan rakan-rakan lain jua) terfikir juga, mengapa perlu ada unsur 'tarik tali' bila ingin membuat keputusan. Memanglah tiada hak di atas kami untuk menentukan keputusan yang perlu dilakukan....cukup sekadar cadangan dan perbincangan sesama dua pihak. Namun apa yang diperhatikan kini, umpama tiada ketegasan dalam pemutus kesudahan kisah ini. Bilakah ianya akan berakhir? Sememangnya, hidup ini tak pernah lekang dari masalah....tiada lautan yang tak pernah dihempas ombak....tiada pohon yang tak ditiup sang angin ganas... Namun hati kita perlulah yakin pada janji Allah atas setiap satu yang telah tersurat ini....

Buat diriku ini sendiri, kuharapkan agar terus tabah dan cekal hati menghadapi karenah semua yang terlibat dalam hal ini. Kemunculan Ramadhan di tengah-tengah bentangan masalah yang ada ini telah benar-benar memberi peluang kepada semua yang terlibat ini untuk muhasabah dan renungkan kembali hakikat dan nikmat kehidupan yang diberi Tuhan. KepadaNya sahaja kubisik pengharapan agar bernoktah jua akhirnya nanti situasi ini...

Ya ALLAH..
Sesungguhnya ENGKAU tahu..
Bahwa hati-hati ini telah berpadu..
Berhimpun dalam naungan cintaMU..
Bertemu dalam ketaatan..
Bersatu dalam perjuangan..
Menegakkan syariat dalam kehidupan~

Kuatkanlah ikatannya..
Tegakkanlah cintanya..
Tunjukilah jalan-jalannya..

Terangilah dengan cahayaMU..
Yang tiada pernah kunjung malap..
Ya Rabbi.. Bimbinglah kami..

Lapangkanlah dada kami..
Dengan kurniaan iman..
Dan indahnya tawakkal padaMU..

Hidupkan dengan ma'rifatMU..
Matikan dalam syahid di jalanMU..
Engkaulah pelindung dan pembela...

Ya Rabbi.. bimbinglah kami
Kuatkanlah hati kami~


-Ameen-

Sunday, August 22, 2010

Sekolah berkabus...Subhanallah

Blok Pentadbiran, Kiosk PUM dan Anjung Ilmu

Pagi itu, dari sepanjang perjalanan ke sekolah, telah kuperhatikan suasana sungguh amat berlainan daripada biasa... Sesampai sahaja ke sekolah, memang jelas kelihatan kabus pagi menyelubungi persekitaran sekolah. Seingatku, setelah 10 tahun aku di sini, inilah kali pertama kulihat suasana tenang dan amat menyegarkan pada pagi itu...

Bengkel KH dan Blok B

Apakah ada hikmah yang tersembunyi
di sebalik keindahan ciptaaMu
yang dikirim di pagi hari itu, Ya Allah...?

Apakah tersirat seribu kiriman bantuanMu
buat semua anak-anak didik yang berada
di bumi As-Sharifah ini Ya Tuhan...?
(Pelajar tingkatan 3 sedang menduduki peperiksaan Trial PMR)

Andai benar ketentuan baik itu untuk kami semua,
maka...
Ya Allah...
Dipanjatkan munajat ini kepadaMu,
Permudahkanlah urusan kebaikan kami semua,
Penuhilah hati-hati kami...
dengan Nur KasihMu,
yang tak pernah kunjung malap.

Jauhilah kami semua,
dari segala mara bahaya dan petaka kemusnahan.
Lindungilah diri kami,
Peringatkanlah sanubari kami ini sentiasa...
Agar terhindar dari
segala kejahatan dunia...
dan
tipudaya di dalamnya...

Ameen...

Thursday, August 19, 2010

Mengertilah Fdhilat Tadarrus Quran


A Beautiful story about QURAN.

Why do we read Quran, even if we can't understand a
single Arabic word????
This is a
beautiful story.

An old American Muslim lived on a farm
in the
mountains of
eastern Kentucky with his young grandson.
Each
morning Grandpa was up early sitting at
the kitchen table

reading
his Quran.
His
grandson wanted to be just like him
and tried to
imitate him
in every way he could.

One day the grandson asked,
"Grandpa! I try to read

the Quran just like you but I don't understand it,
and
what I do understand I forget
as soon as I close the
book.
What good does reading the Qur'an do?"

The Grandfather quietly turned
from putting coal in
the
stove and replied,
"Take this coal basket down

to the river and bring me back a basket of water.

The boy did as he was told,
but all the water leaked
out
before he got back to the house.
The grandfather
laughed and said,
"You'll have to move a little faster next
time,"
and sent him back to the river with the basket
to try again.
This time the boy ran faster,
but again
the basket was empty before he returned home.
Out of
breath,
he
told his grandfather that it was impossible
to carry
water in a basket,
and he went to get a bucket instead.


The old man said,
"I don't want a bucket of water;
I want a
basket of water.
You're just not trying hard
enough,"
and he went out the door
to watch the boy
try in..

At this point, the boy knew it was impossible,
but he wanted to show his
grandfather that
even if he ran as fast as he could,
the water would
leak out
before he got back to the house.
The boy again dipped
the basket into river and ran hard,
but when he reached
his grandfather
the basket was again empty.
Out of breath,
he said,
"See Grandpa, it's useless!"


"So you think it is useless?"

The old man said,

"Look at the basket."

The boy looked at the basket and for the first time
realized that the basket was different.
It had been
transformed from a dirty old coal basket
and was now
clean,
inside and out.


Son, that's what happens when you read the Qur'an .
You might not understand or remember everything,
but
when you read it,
you will be changed,
inside and out when
you read time by time .
That is the work of Allah
in our
lives..."



Saturday, August 14, 2010

Ambillah Iktibar...bercakaplah benar....


Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Luqman Hakim, menceritakan pada suatu hari ada seorang telah datang berjumpa dengan Rasulullah S.A.W. kerana hendak memeluk agama Islam. Sesudah mengucapkan dua kalimah syahadat, lelaki itu lalu berkata :

"Ya Rasulullah. Sebenarnya hamba ini selalu saja berbuat dosa dan payah hendak meninggalkannya."

Maka Rasulullah menjawab : "Mahukah engkau berjanji bahwa engkau sanggup meninggalkan cakap bohong?"

"Ya, saya berjanji" jawab lelaki itu singkat.


Selepas itu, dia pun pulanglah ke rumahnya. Menurut riwayat, sebelum lelaki itu memeluk agama Islam, dia sangat terkenal sebagai seorang yang jahat. Kegemarannya hanyalah mencuri, berjudi dan meminum minuman keras. Maka setelah dia memeluk agama Islam, dia sedaya upaya untuk meninggalkan segala keburukan itu. Sebab itulah dia meminta nasihat dari Rasulullah S.A.W.

Dalam perjalanan pulang dari menemui Rasulullah S.A.W. lelaki itu berkata di dalam hatinya:

"Berat juga aku hendak meninggalkan apa yang dikehendaki oleh Rasulullah itu."

Maka setiap kali hatinya terdorong untk berbuat jahat, hati kecilnya terus mengejek.

"Berani engkau berbuat jahat. Apakah jawapan kamu nanti apabila ditanya oleh Rasulullah. Sanggupkah engkau berbohong kepadanya" bisik hati kecil.

Setiap kali dia berniat hendak berbuat jahat, maka dia teringat segala pesan Rasulullah S.A.W. dan setiap kali pulalah hatinya berkata :

"Kalau aku berbohong kepada Rasulullah bererti aku telah mengkhianati janjiku padanya. Sebaliknya jika aku bercakap benar bererti aku akan menerima hukuman sebagai orang Islam. Oh Tuhan....sesungguhnya di dalam pesanan Rasulullah itu terkandung sebuah hikmah yang sangat berharga."

Setelah dia berjuang dengan hawa nafsunya itu, akhirnya lelaki itu berjaya di dalam perjuangannya menentang kehendak nalurinya. Menurut hadis itu lagi, sejak dari hari itu bermula babak baru dalam hidupnya. Dia telah berhijrah dari kejahatan kepada kemuliaan hidup seperti yang digariskan oleh Rasulullah S.A.W. Hingga ke akhirnya dia telah berubah menjadi mukmin yang soleh dan mulia.

Wednesday, August 11, 2010

Cerita Ramadhan:Benarkah syaitan dirantai?


Soalan
Penceramah selalu kata pada bulan Ramadan semua syaitan dirantai tapi saya lihat orang buat maksiat dan mungkar semacam je, macam mana tu ustaz?

Jawapan

Syaitan di rantai pula mempunyai beberapa makna tafsiran. Ada juga yang bertanya, jika syaitan dirantai pada bulan Ramadan, kenapa masih ada gangguan syaitan? Ada hamba Allah berkata bahawa dia nampak makhluk itu pada bulan Ramadan.


Makna syaitan dirantai:


1. Secara zahir iaitu memang syaitan dirantai sepanjang bulan Ramadan. Ia menjadi tanda kepada para malaikat dengan kedatangan Ramadan dan bertujuan mencegah syaitan daripada menganggu manusia Muslim.


2. Isyarat kepada banyak pahala dan kurang dosa.


3. Syaitan menjadi lemah pada bulan Ramadan dan kurang aktif.


* Petikan daripada buku Soal Jawab Remeh-Temeh Tentang PUASA Tapi Anda Malu Bertanya, terbitan Telaga Biru Sdn. Bhd.




Perkongsian lain yang boleh memberi penerangan lanjut :

Ada dua pendapat dalam membahaskan hal ini iaitu:

1. Pendapat pertama mengatakan, pembelengguan syaitan pada bulan Ramadhan sebenarnya hanyalah satu kiasan.Ertinya, syaitan bukannya benar-benar dibelenggu ataupun diikat.Ungkapan “syaitan dibelenggu” digunakan hanya sebagai kiasan untuk merujuk kepada makna lain. Ia sama dengan ungkapan “pemandu yang tidak beretika digantung lesennya”.Perkataan “digantung” disini hanyalah sekadar kiasan.Ia tidak membawa maknanya yang sebenar iaitu lesen diikat dengan tali, kemudian digantung pada tiang.Sebaliknya, ia adalah kiasan kepada pembatalan ke“sah”an lesen tersebut.

Pendapat inilah yang berada di minda ramai orang bilamana melihat maksiat yang masih berleluasa di bulan yang mulia ini.

2. Pendapat kedua mengatakan, “pembelengguan syaitan pada bulan Ramadhan” membawa maksudnya yang asal.Iaitu, syaitan benar-benar dibelenggu dengan makna diikat atau diberkas.Ertinya, ia bukan satu kiasan.

Pendapat ini memerlukan lebih penjelasan oleh itu ada dua pandangan dari para ulamak

Pendapat pertama mengatakan, yang dibelenggu hanyalah sebahagian syaitan sahaja iaitu pencuri berita-berita dari langit ataupun “pelampau-pelampau” syaitan.

Pendapat yang kedua pula mengatakan kesemua syaitan diikat tanpa terkecuali.

Di antara ulama yang berpegang kepada pendapat kedua ini ialah Imam Qurtubi dan berhubung dengan persoalan yang ditimbulkan jawabnya pembelengguan kesemua syaitan tidak membawa makna tidak akan berlaku kejahatan dan maksiat kerana ada sebab-sebab lain berlakunya maksiat dan kejahatan seperti hawa nafsu yang jelek, adat kebiasan yang buruk dan syaitan-syaitan manusia.

Boleh disimpulkan bahawa Syaitan yang dibelenggu itu adalah dari kalangan Jin manakala bagi manusia yang fitrahnya mempunyai nafsu, mereka dengan sendirinya menjadikan diri mereka tergolong dikalangan syaitan yang berupa bentuk manusia apabila nafsu yang ada dalam diri tidak terkawal sehingga hilang rasa bersalah dan malu untuk terus melakukan perkara-perkara yang menyalahi agama di bulan Ramadhan yang mulia ini. Moga kita semua tidak tergolong dikalangan mereka..

Selamat Menghayati Ramadhan buat semua...

Buat semua pengunjung, Selamat Berpuasa...Selamat Menyambut Ramadhan yang mulia.. Sama-samalah kita berusaha untuk meningkatkan lagi amal ibadah kita, agar Ramadhan kali ini akan lebih memberi erti kepada kehidupan kita yang berbaki entah berapa lama sahaja lagi...

Beberapa tips khusus buat anak-anak murid cikgu :
-> banyakkan muhasabah diri sesama rakan
-> kurangkan bercakap/membuat bising(aktiviti gossip menggosi
p)
-> kualitikan masa anda dengan ulangkaji(terutama tingkatan 3 & 5)
-> pertingkatkan amalan-amalan mudah, selagi kalian bergelar pelajar(contohnya; baca
Quran, solat Dhuha, solat Tahajjud, Taubat & Hajat), bersedekah(senyuman & berkongsi
ilmu)

Semoga kita semua akan sama-sama menjadi hambaNya yang lebih bertaqwa, insya Allah..

Ya Allah...
Permudahkanlah kami untuk menghadapi Rama
dhan kali ini...
Lembutkanlah kami untuk mudah melakukan perkara kebaikan...
Jauhkanlah kami daripada segala musibah dan kecelakaan...
...yang boleh mencacatkan
diari Ramadhan kami tahun ini...

Amin...


Related Posts with Thumbnails